Kenalkan namaku Bernafon.
Tubuhku mungil, kecil dan berwarna coklat. Nomor seriku Win 112 dan aku hidup dengan menggunakan baterai pipih nomor 13.
Aku adalah Alat Bantu Dengar (hearing aid) Nita yang kelima. Sudah sebulan lebih aku bersamanya. Aku berada di telinga kanan Nita.
Sebelum bertemu denganku, Nita hanya mengenakan satu Alat Bantu Dengar (hearing aid) yaitu Astral yang ada di telinga kirinya. Sebetulnya Nita harus mengenakan dua Alat Bantu Dengar (hearing aid), agar pendengarannya seimbang. Tetapi apa mau dikata Dana II yang menemaninya selama 9 tahun akhirnya tak kuat lagi. Tentunya ketika kehilangan Dana II, sedih sekali karena artinya suara yang di dengar berkurang.
Tetapi syukurlah di bulan Agustus 2011 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan 1432 H, akhirnya Nita bisa kembali menyeimbangkan suara yang di dengarnya. Di bulan penuh berkah itu, Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga untuk membeli Alat Bantu Dengar (hearing aid).
Aku berbeda dengan Alat Bantu Dengar (hearing aid) yang sebelumnya. Karena aku adalah Digital. Dimana aku begitu personal untuk pemakainya. Sebab ketika pertama kali dinyalakan aku diprogram dengan komputer. Aku di setting dulu sesuai dengan grafik gangguan dengar untuk telinga kanan. Jadi suara-suara yang masuk sudah disesuaikan dengan keadaan telinga kanan Nita.
Itulah mengapa aku hanya cocok untuk telinga kanannya. Dan bila orang lain mencoba diriku, tentu saja tak akan cocok suara yang di dengar. Ibaratnya aku memang disetting khusus.
Oh iya, jangan melihat tubuhku yang mungil. Tapi lihatlah kegunaan dan kekuatanku. Dengan tubuh mungilku, aku membantu Nita mendengar lebih baik. Karena aku tipe digital, maka aku punya peredam suara looh.
Jadi kini ketika berada di jalan raya yang penuh hinggar bingar, maka otomatis diriku menyesuaikan dengan suara sekitar. Dengan begitu Nita tak lagi merasa terlalu besar suara yang di dengar kala di jalan raya.
Lalu berapa harga yang harus Nita tebus untuk mendapatkan diriku?
Alhamdulillah.. dengan gangguan dengar yang berkisar 93db, aku cukup ditebus dengan harga sekitar 4 juta rupiah.
Semoga saja aku bisa bertahan lama menemani Nita dalam mendengar, seperti halnya Dana II dan Alat Bantu Dengar (hearing aid) sebelumnya.
Salam,
Berna
![]() |
| Bernaforn Win112 |
*gambar dok pribadi
**ket:
Dana II = Danavox (nama hearing aid)
Astral = Audio service Astral (nama hearing aid)




Allhamdulillah skr sudah mengenakan heading aid yang baru ya
BalasHapusAlhamdullilah ya Yus...semoga bisa bertahan lama dan bisa semakin membantu Yus, meskipun suara yang ditimbulkan sangat bising.
BalasHapusselamat datang miss Berna.. semoga betah ya
BalasHapussalam kenal mbak Yusnita
haii mba^^
BalasHapusapa kabar?
semoga bernaforn bisa membantu mba^^
semangat mba...moga hearing aid nya bisa bertahan lama ya mba...
BalasHapusAlhadulillah ya... sekarang ada Berna yg menemani mbak Nita. :)
BalasHapusUpdateeeeeeee :)
BalasHapusbelum update ya mbak?
BalasHapus@mba Lidya: Iya mba, alhamdulillah
BalasHapus@ibu dini: Ibu, ABD kali ini lebih baik dari sebelumnya. Karena ada pengatur suara bisingnya. sebab di setting sesuai grafik gangguan dengar saya. Tak lagi seperti sebelumnya.
@lozz akbar: memang berharap semoga bisa bertahan lama, minimal 4 tahun.
btw iya nih blom update :D
@Chika: makasih yaa chika..
@Anugrah13: Semoga yaa bisabertahan, memang harus di jag, sama seperti sebelumnya bila ingin bisa bertahan lama
@mba Reni: Sesuatuuu banget yaa :D
@anaz: ntar updatenya...
Selamat ya mba dengan Alat Bantu Dengarnya yang baru. Semoga semakin nyaman dan kualitas mendengarnya jauh lebih baik. Memang mendengar dengan dua telinga jauh lebih baik dari satu telinga.
BalasHapus