Rabu, 27 April 2011

Jangan Sembarangan Membeli Hearing Aid

Secara tak sengaja saya menemukan sebuah blog yang menjual hearing aid dengan harga sangat murah. Blognya ada di link ini. Bahkan lebih murah dari hearing aid pertama saya yang di beli tahun 1993 seharga Rp.500.000 dengan kurs USD$ saat itu sekitar Rp.2000-Rp.4000

Spesifikasi alatnya sebagai berikut.


Alat bantu dengar merk “HARMED” buatan Jerman ini kami tawarkan dengan harga Rp.240.000/pcs.*
Specification :
Max Out 125±5dB,
Max Gaim 55±5,
Total Harmonic Dist ≤6% (AT 1000 Hz),
Equiv Input Noise ≤28dB,
Frequency Range 300Hz-4000Hz,
Voltage 1.5V / 1.3V,
Current ≤3.1 mA/2.2mA,
Zinc Battery (3 buah, 1 untuk dipakai dan 2 buah untuk cadangan),
Earmold (3 buah, ukuran kecil, sedang dan besar),
Sikat pembersih (1 buah).



Harga diatas adalah harga mulai Agustus 2009 dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Harga diatas belum termasuk ongkos kirim.
Untuk pembelian harap konfirmasi lebih dulu mengenai harga dan ongkos kirim

***

Setelah berdiskusi dengan teman blog yang kebetulan ada di Jerman. Ternyata merk tersebut MERAGUKAN. Sebab bilamana alat tersebut barang impor, tak mungkin di jual dengan harga ratusan ribu.

Hearing aid, bukanlah alat yang bisa dijual secara sembarang. Dimana dalam pembeliannya harus melalui tahapan pemeriksaan. Tahapan itu terdiri dari

  1. Tes suara, pengetesan suara bisa berupa Audiometri untuk yang di tes sudah bisa berkomunikasi sederhana. Sedangkan tes BERA (Brain Evoked Response Audiometry) biasanya digunakan untuk bayi dan balita.
  2. Dihitung grafik suara yang masih bisa di respon. Dalam hal ini grafik suara yg bisa di respon adalah dalam frekwensi 120db. Lebih dari itu bisa dibilang gangguan dengarnya Profound hearing loss.
  3. Fitting alat. Fitting alat bantu dengar didasarkan pada hasil pemeriksaan. Dari sini akan diketahui hearing aid apa yang harus di gunakan untuk gangguan dengar yang sudah diketahui. Makin besar gangguan dengarnya, makin diperlukan pula hearing aid yang powernya lebih besar.
  4. Cetak earmold. Ini adalah tahapan akhir, dimana bila alat sudah ditemukan yang pas, maka dilakukan cetak earmold. Biasanya perlu waktu paling lama 5 hari. Tergantung bahan earmold.
  5. Setting alat. Setelah earmold jadi. biasanya alat akan disetting terutama untuk hearing aid digital. Ini untuk memaksimalkan cara kerjanya.

Jadi dalam pembelian hearing aid, tidak bisa begitu saja saat dibeli langsung bawa pulang.
Sangat berbahaya membeli hearing aid yang dijual secara bebas tanpa mengetahui berapa besar gangguan dengarnya. Sebab bisa berpotensi merusak sisa pendengaran yang ada. Untuk itulah penting sekali untuk bertanya atau konsultasi dulu kepada orang yang tahu benar tentang hearing aid. Semoga bisa lebih waspada.

*ditulis sekdar info, agar hat-hati.

17 komentar:

  1. Untuk hal2 yang penting seperti ini emang sebaiknya melakukan pemeriksaan dan dilihat apakah bisa atau tidak.

    Karna bukan digunakan untuk sebulan atau beberapa bulan , apalagi jika akan membahayakan telinga kita.

    Salam hangat dan sehat selalu ya Yus...

    BalasHapus
  2. Sejujurnya saya baru mengerti ini. Pantas saja hearing aid tuk nenek saya cukup lama dibuatnya. Ternyata sangat berpengaruh besar ya...

    BalasHapus
  3. iya musti pakai pemeriksaan, dan bisa tes langsung di toko yg menjual ABD

    BalasHapus
  4. @ibu dini: iya bu, memang seharusnya tak boleh sembarang. sayangs ekali bila terpaku pada harga murah.

    @Renaldy: setidaknya diperlukan seminggu, sebab kalau yang di jual bebas tidak pakai cetakan earmold dan agak berbahaya juga bisa menyebabkan pusing

    @r10: yup bener banget, waaupun sudah pernah di tes, setidaknya ketika membeli alat lagi harus melalui tahap tes audio lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibu Yusnita
      Saya Ibu Maria Malonda
      umur 83 tahun
      saya selama ini pakai akasoem tidak cocok
      dan optik melawai
      tapi harus sering disetel dan sekarang cuma hidup satu
      kalau saya mau beli baru bagus dimana ya
      apa di
      www.alatbantudengar.com
      atau di
      www.vintaco.com

      terimakasih atas bantuannya

      Hapus
    2. untuk ibu annas....ibu bisa coba ke jakartahearingcenter.com...alat bantu dengar saja yg di andalkan itu tidak bisa harus seauai juga dgn setinggannya....bisa si coba dulu bu di jakarta hearing center.

      thanx
      moga bermanfaat

      Hapus
  5. dimana dpt alat pendengaran yg aman sbb anak saya umur 2,5thn bth alt ini?dr doktr tht hargax 3,6jt/pcs qmi g sanggup dgn harga sgitu.

    BalasHapus
  6. Dear ibu Arni,
    Alat bantu dengar bisa di dapatkan di Tempat penjualan alat bantu dengar Resmi.
    Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya ada beberapa toko Alat Bandu dengar yang bisa terpercaya.
    Untuk harga alat bantu dengar ini tergantung besar gangguan dengar anak ibu.

    ibu boleh email ke saya
    yusnitafebri@gmail.com

    mudah-mudahan saya bisa membantu dnegan mengenalkan ibu pada orangtua anak yang juga memiliki gangguan dengar. Kebetula orangtua itu aktif di yayasan yang mensupport para orangtua anak-anak yang mengalami gangguan dengar

    BalasHapus
  7. 'lam kenal,
    boleh tau mba Nita, alamat toko alat bantu dengar yg bisa dipercaya di daerah tangerang?
    tx tuk infonya.

    BalasHapus
  8. @me : untuk di tangerang langsung saja ke Jakarta ya. Saya juga di Tangerang selatan kok.
    Yang memang menyediakan hearing Aid sekalian dg konsultannya (audiologis) biasanya ada Kasoem cikini, dan ABDI Salemba.
    bila ingin bertanya dari pendapat saya pribadi bisa contact melalui email.

    terimakasih sudah mampir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Yusnita,
      Di daerah TangSel ada beberapa hearing aid center:
      - THT Proklamasi BSD
      - ruko pasar Bintaro
      - Bintaro Plaza
      - ruko Golden Boulevard BSD - jl. pahlawan seribu (deretan Snappy)
      - ruko jl. Raya Serpong (seberang lotte mart Alam Sutera)

      di daerah Tangerang:
      - Siloam Karawaci
      - Supermall Karawaci

      Hapus
  9. Kalau soal berbahaya atau tidaknya membeli hearing aid yang dijual secara bebas menurut saya ya relatif saja. Sebab hearing aid itu pada prinsipnya mengeraskan suara (beberapa yang lain mempunyai penyaringan suara, sehingga suara pembicaraan -misalnya- dapat didengar lebih jernih). Jadi seperti walkman tetapi sumbernya suara di sekeliling kita. Seperti walkman juga apabila volume terlalu keras akan menyebabkan kerusakan pendengaran. Oleh karena itu sebaiknya memang perlu tes audiometri, tetapi kalaupun tidak pake tes audiometri ya masih bisa saja asal si pemakai mengerti cara memakai hearing aid. Untuk anak-anak sangat dianjurkan tes audiometri dan pemilihan alat bantu dengar yang cocok.
    Kalau soal merk, memang banyak yang mengklaim sebagai produk Eropa, German, dan lain-lain, meskipun sebenarnya produk China atau negara lain, jadi memang harus hati-hati memilih produk. Ini berkaitan dengan kualitas dan harga.
    Kebetulan kami juga berbisnis dalam bidang ini dengan lokasi di Bandung, Bekasi, dan Jakarta. Silakan lihat web kami di www.bantudengar.com
    Semoga bermanfaat

    BalasHapus
  10. Hello there I am so excited I found your weblog, I really
    found you by accident, while I was looking on Digg for something else, Regardless I am
    here now and would just like to say thank you for a marvelous post and a all round exciting blog (I also
    love the theme/design), I don’t have time to go through it all at the minute but I have
    bookmarked it and also added in your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a lot more,
    Please do keep up the excellent b.

    Visit my homepage - web hosting solutions

    BalasHapus
  11. My spouse and I absolutely love your blog and find most of your post's to be just what I'm looking for.
    Does one offer guest writers to write content in your case?
    I wouldn't mind publishing a post or elaborating on a number of the subjects you write regarding here. Again, awesome web site!

    Also visit my web page; football tips betting

    BalasHapus
  12. Memang alat bantu dengar harus dites audio dulu khususnya untuk mengetahui rentang kemampuan dengar pasien. Namun kini semua alat bantu dengar dilengkapi dengan volume pengaturan output. Jadi kalau terlalu keras dapat dikecilkan, demikian juga sebaliknya.

    Dan dari pengalaman saya waktu beli alat bantu pendengaran. Cari dulu info apakah alat bantu dengar tersebut sudah dijual bebas di seluruh dunia dan Indonesia. Setahua saya merk2 yang terkenal seperti siemens, axon, axva, lotus juga dijual di berbagai negara. Bisa dicari di ebay, harganya memang jauh lebih murah koq.

    Oh ya, dengan test audiometri kita bisa mendapatkan berapa output suara yang diperlukan. Nah, kalau masalah produk, kita bisa mencari alternatif merk yang memberikan ouput suara sesuai dengan kebutuhan. Setahu saya di beberapa toko alat bantu pendengaran bisa jauh lebih murah. Jadi tetap test ke dokter, trus cari produknya dengan bandingkan spek dan harga.

    Salam

    BalasHapus
  13. Bila sudah mengikuti tes pendengaran dan memilih alat bantu dengar yang paling sesuai dan paling nyaman digunakan (alat bantu dengar yang ditawarkan oleh petugas akan disesuaikan dengan tingkat gangguan pendengaran yang dialami, dan juga melihat kondisi telinga/liang telinga yang akan menggunakan), maka tentunya akan dibutuhkan beberapa kali penyesuaian/setting alat:
    1. saat pengambilan alat, ABD akan disetting minimal.
    2. biasanya dalam rentang waktu 2 minggu setelah pengambilan alat (atau dapat lebih cepat), pengguna ABD akan diminta untuk kembali lagi untuk dilakukan penyesuaian - setelah pengguna ABD beradaptasi dengan alat, terlebih untuk pengguna baru.
    3. lingkungan tempat pengguna ABD berada akan sangat mempengaruhi settingan alat.
    4. setiap 6 bulan sekali, pengguna ABD diminta untuk datang kembali - tes ulang pendengaran, cek alat, dan setting ulang (bila diperlukan).
    Pada saat setting ABD tersebut, diperlukan feedback aktif dari pengguna ABD sehingga ybs dapat memperoleh setting yang paling nyaman bagi dirinya.

    Saat ini, untuk penderita gangguan pendengaran, lebih disarankan untuk menggunakan alat bantu dengar (full) digital karena alat bantu dengar digital dapat diatur sesuai dengan hasil tes pendengaran (audiogram) sehingga amplifikasi/penguatan suara untuk masing-masing frekuensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
    Dengan alat bantu dengar analog yang memberikan penguatan secara linier/sama di setiap frekuensi, dapat menyebabkan gangguan pendengaran bertambah berat.

    Alat bantu dengar yang dijual secara bebas tanpa pemeriksaan, hampir semua adalah alat analog.

    Semoga informasi di atas dapat menambah informasi dari Mba Yusnita.

    Salam.

    BalasHapus
  14. Saya pakai ABD model kantong merk Rexton type Fusion PP Plus dan pada test audiometri terakhir menunjukkan gangguan pendengaran saya berat.
    Saya sudah periksa ke dokter THT dan disarankan untuk membeli langsung ke dokter yang bersangkutan tapi saya ragu denga layanan purna jualnya (garansi, service, dan ketersediaan spare part).
    Saya mau ganti dengan yang model BTE, adakah yang bisa memberi solusi.
    Terima kasih.

    BalasHapus

  © Free Blogger Templates Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP