Sebagai manusia memang tak ada yang luput dari kesalahan. Tak pandang siapapun manusia itu. Entah apakah manusia itu sempurna secara fisik ataupun tidak. Semua sama..
Sama-sama Memiliki kesalah, khilaf yang mungkin tak disadarinya.
Sayapun begitu, walaupun secara fisik pendengaran ini terganggu, tentunya banyak memiliki kesalahan baik yang sengaja ataupun tidak.
Dalam ngeblog kentara sekali kalau saya masih kurang dalam blogwalking apalagi meninggalkan jejak. Seringkali begitu klik postingan orang lain, membacanya kemudian lupa meninggalkan jejak berupa komentar. Padahal dengan komentar maka orang tahu bahwa saya telah membaca tulisannya. Yaa mungkin memang harus lebih rajin menyapa lewat kolom komentar.
Senin, 05 September 2011
Jumat, 19 Agustus 2011
Berapa Harga Medengar?
Apabila yang didapatkan secara gratis itu harus dibayar, mau kau kau membayarnya?
Saya yakin banyak yang akan menjawab "TIDAK".
Sayapun akan menjawab begitu.
Tetapi apa mau dikata, ternyata untuk beberapa orang, yang gratis itu hanya bisa didapatkan dengan sejumlah uang. Itulah yang terjadi pada saya, orang yang mengalami keterbatasan dalam mendengar. Dimana harus mengenakan Alat Bantu Dengar(Hearing Aid) agar dapat mendengar suara dengan baik.
***
Secara umum, bila membicarakan Alat Bantu Dengar(Hearing Aid). Tentunya akan berbicara tentang harga. Sebab dengan mengetahui berapa harga Alat Bantu Dengar(Hearing Aid), akan mendapat perkiraan berapa uang yang harus disediakan untuk menebus alat tersebut.
Jumat, 05 Agustus 2011
Suara Azan terdengar Syahdu Ketika merasa kehilangan...
Pernahkah kau menyadari kawan, betapa syahdu sekali suara azan itu..
Dulu ketika telinga ini masih baik-baik saja, di usia anak-anak menganggap suara azan sebagai rutinitas saja. Artinya menaganggap azan yang didengar dari pengeras suara di mesjid biasa saja. Oh iya jarak mesjid di komplek rumah saya kurang lebih 200 meter.
Tetapi semua berubah.
Ketika suara azan hanya terdengar samar, tak lagi sekeras dulu yang biasa kudengar.
Akupun merasa kehilangan..
Kehilangan suara yang biasa rutin kudengar di jam-jam tertentu.
Terutama kala magrib
Kini suara azan hanya bisa terdengar jelas dari jauh apabila saya mengenakan hearing aid.
Suara Azan itu menjadi begitu bermakna ketika merasa kehilangan...
Suara Azan terdengar begitu syahdu di telinga ini.
Telinga yang kini di tempeli alat bantu dengar.
Dulu ketika telinga ini masih baik-baik saja, di usia anak-anak menganggap suara azan sebagai rutinitas saja. Artinya menaganggap azan yang didengar dari pengeras suara di mesjid biasa saja. Oh iya jarak mesjid di komplek rumah saya kurang lebih 200 meter.
Tetapi semua berubah.
Ketika suara azan hanya terdengar samar, tak lagi sekeras dulu yang biasa kudengar.
Akupun merasa kehilangan..
Kehilangan suara yang biasa rutin kudengar di jam-jam tertentu.
Terutama kala magrib
Kini suara azan hanya bisa terdengar jelas dari jauh apabila saya mengenakan hearing aid.
Suara Azan itu menjadi begitu bermakna ketika merasa kehilangan...
Suara Azan terdengar begitu syahdu di telinga ini.
Telinga yang kini di tempeli alat bantu dengar.
Rabu, 20 Juli 2011
Tahun Ajaran Baru bagi Orangtua Anak Gangguan Dengar
Tahun Ajaran Baru, merupakan saat merepotkan bagi banyak orangtua yang memiliki anak usia sekolah. Sebab di Tahun Ajaran Baru, orangtua biasanya sibuk mencari sekolah mana yang kiranya cocok untuk anaknya. Selain itu tentu saja soal biaya sekolah, dimana kiranya dapat terjangkau. Hal ini tentu saja menguras waktu, tenaga dan pikiran.
Sama seperti halnya orangtua lainnya. Orangtua anak gangguan dengar yang sudah masuk usia sekolah juga direpotkan hal serupa pada Tahun Ajaran Baru. Hanya saja kerepotan ini lebih menguras emosi dan membutuhkan kesabaran yang super ekstra dalam mencari sekolah bagi anaknya yang mengalami gangguan dengar.
Sama seperti halnya orangtua lainnya. Orangtua anak gangguan dengar yang sudah masuk usia sekolah juga direpotkan hal serupa pada Tahun Ajaran Baru. Hanya saja kerepotan ini lebih menguras emosi dan membutuhkan kesabaran yang super ekstra dalam mencari sekolah bagi anaknya yang mengalami gangguan dengar.
Kamis, 14 Juli 2011
Pia hadiah dari Blogger Return Contest
Alhamdulillah..
Karena saya jadi salah satu pemenang di lomba "Blogger Return Contest" yang diadakan oleh Anazkia.
Keikut sertaan saya memang tak lebih untuk memeriahkan sekaligus mengupdate tulisan di blogspot. Yaa.. saya akui, kendala utama update di blogspot adalah terbenturnya pada fokus tulisan.
Seminggu yang lalu saya menerima sekotak Pia-pia Rasa Keju. Ini sesuai dengan apa yang tertera di blog anazkia bahwa saya mendapatkan sekotak Pia-pia sebagai hadiah.Inilah penampakan pia-pia tersebut
Terimakasih yaa Anaz dan juga mba Amel sebagai sponsor Lomba. Pianya sudah sampai di tangan saya. Dan tentu saja pianya langsung di ludes..
Hmm.. Semoga saya bisa lebih teratur lagi update blog.
Karena saya jadi salah satu pemenang di lomba "Blogger Return Contest" yang diadakan oleh Anazkia.
Keikut sertaan saya memang tak lebih untuk memeriahkan sekaligus mengupdate tulisan di blogspot. Yaa.. saya akui, kendala utama update di blogspot adalah terbenturnya pada fokus tulisan.
Seminggu yang lalu saya menerima sekotak Pia-pia Rasa Keju. Ini sesuai dengan apa yang tertera di blog anazkia bahwa saya mendapatkan sekotak Pia-pia sebagai hadiah.Inilah penampakan pia-pia tersebut
Terimakasih yaa Anaz dan juga mba Amel sebagai sponsor Lomba. Pianya sudah sampai di tangan saya. Dan tentu saja pianya langsung di ludes..
Hmm.. Semoga saya bisa lebih teratur lagi update blog.
Senin, 04 Juli 2011
Suara Yang ku dengar, Ketika berada di keramaian
Kala berada di keramaian, kadang kala orang tua dari anak yang memiliki gangguan dengar bertanya-tanya. Seperti apa suara yang di dengar anaknya melalui Alat Bantu Dengar (Hearing Aid) ?
Apakah suara yang di dengar sama dengan mereka yang berpendengaran normal?
Tentu saja tak mudah untuk mengetahuinya. Hanya orang yang mengenakan Alat Bantu Dengar (Hearing Aid) dan pernah mendengar seperti apa suara itu bisa mendeskripsikan seperti apa suara yang di dengar dalam keramaian.
Apakah suara yang di dengar sama dengan mereka yang berpendengaran normal?
Tentu saja tak mudah untuk mengetahuinya. Hanya orang yang mengenakan Alat Bantu Dengar (Hearing Aid) dan pernah mendengar seperti apa suara itu bisa mendeskripsikan seperti apa suara yang di dengar dalam keramaian.
Langganan:
Postingan (Atom)




